bertahan…

Sudahlah, aku tak perlu menuliskan sesuatu tentang keindahan, sebab di sekelilingku kicau burung menyanyi sendu, belalang tua terbang lirih, seakan menuju neraka paling sedih.

Aku tak tahu sejak kapan tubuhku kaku, berbaring bosan, menatap matahari yang bersinar. Seandainya kau di sini, kau pasti akan menggenggam tanganku, membawaku pergi, karena aku tak sanggup lagi bertahan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s