entahlah

Satu per satu diriku seperti tercerai berai antara masa lalu, asa yang menunggu dan masadepan, harapan yang membelenggu. Keyakinanku goyah, entah oleh semu wajah merahmu kala senja, atau pelukan hangat yang terlepas di malam penat. 

Aku seperti berada di musim gugur yg abadi. Yg terlihat hanyalah daun-daun menyerah pasrah. Yg tampak hanyalah nganga luka selamanya terasa. 

Entahlah, apa aku harus bahagia. Itu semua terdengar hampa. Dan aku masih membeku dalam genangan senyummu…

Advertisements

rindu

Bisakah kunamai pagi hari dengan kerinduan.. Kulihat benderang matahari tapi semi kenangan bersamamu menjadi mendung yang tak jemu…

Bisakah kunamai november dengan kerinduan.. Hujan jatuh menimpa diriku, tapi semi kenangan bersamamu membelenggu..

Aku hanya bisa memandang langit seolah dirimu ada di situ…