a night to be remembered and keep it as a little secret

kudengar suara hujan, di luar, berdampingan dengan silangan percakapan yang redup redam. malam larut sejauh pekat ragu memutar waktu. masih saja mimpi-mimpi remaja itu datang seperti kenangan yang memanggil-manggil.

ah malam, kau karibku kali ini. sungguh tak ada yang lebih menyenangkan selain menyaksikan kedatanganmu. aku akan berselimut saja dalam gelap. menantikan sekumpulan awan lewat dan tempias cahaya yang selintas itu sampai di celah jendelaku.

tidak, aku tidak akan menyanyikan sesuatu yang pilu seperti mawar-mawar putus asa itu. tidak pula melagukan senandung pasrah kupu-kupu yang merelakan sayapnya pada pohon. aku hanya akan tertawa selepas ombak yang bergantian menggapai karang.

sebab malam, kau adalah karibku saat ini. maka berbagi rahasialah denganku. esok bolehlah kau cumbui bulan sepenuh seluruh hingga gigilku terbit lagi bersamaan embun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s