Yawn

Ketika kita melihat langit sebagai biru yang biasa, maka mari bayangkan betapa banyak  macam warna tecampur disana, dibawa awan ke negeri – negeri jauh hingga seberang samudra, tempat – tempat yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Ketika kita melihat awan seputih saja, kadang pasi dalam bungkamnya, mari bayangkan gambar – gambar putri cantik dari negeri malaikat, pangeran tampan berkuda putih, atau kurcaci – kurcaci lucu nan riang menghibur kita yang tampak kusam.

Ketika hari – hari berganti, lebih dari yang bisa kita harapkan, maka tidur saja dalam angan, bayangkan kita mengunjungi tempat – tempat impian, Paris, Ohio, Sakura, salju, betapa menyenangkan bukan?!

Maka ketika dunia tampak bermusuhan dengan kita, ambil saja sehelai selimut, mari tidur di bawah pohon teduh. Bermimpi kita tengah menjadi idola semesta.

2 thoughts on “Yawn

  1. Saya kadang merinding dan atau bergetar membaca coretan lekas dari Rasti. Saya akan selalu menanti coretan-coretan lekas lainnya ditulis di blog ini, Rast…

    Btw, main-main dan komen-komen lagi di teaterangin.com dong, sepi banget akhir-akhir ini…😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s