untitled

Ya, saya tidak sedang sedih. tidak pula ada sesuatu hal yang menyedihkan buat saya, tetapi ada perasaan senyap yang menyelinap dan menangis membuat kelegaan keluar dengan sendirinya dari hati saya.

Saya tahu, bahkan sangat paham jikalau saya tidak sendiri. ada sekian orang yang begitu tulus menyayangi dan mencurahkan perhatian pada saya. ada sekian orang yang senantiasa ada kapanpun saya membutuhkan. tapi saya masih merasa tak ada yang sungguh paham perasaan saya.

dan malam ini, masih saja kehampaan itu menyelinap dalam keheningan yang berat ini. perasaan yang tak dapat saya jelaskan seberapapun saya mencoba untuk mengutarakannya. maka hanya dengan ini saya coba legakan hati yang gulana ini

Advertisements

Kompetisi Kompas MuDa Web/Blog

Masih seputar Kompetisi Web KompasMuDa tahun 2011 ini. Dari beberapa kali blogwalking yang saya lakukan, beberapa blogger sudah pasang ancang – ancang untuk urun dalam lomba kali ini. Namun saya sendiri belum membuat tulisan mengenai air terkait tema kali ini. Susah juga mencari ide yang menarik mengandung gagasan terkini tentang air dan solusi esensial untuk menghadapi persoalan kekinian. Lumayanlah sambil menyelam minum air.

Hmm, berikan saya waktu untuk berpikir dulu yaaa hehehe

Atur Strategi!

 

Wah, tanggal 15 Februari tinggal 2 minggu lagi. Harus segera atur strategi untuk bisa lolos 200 besar finalis Kompetisi Web/Blog Kompas MuDa dan AQUA. Tidak seperti lomba tahun lalu, ajang kali ini memang mensyaratkan hal tersebut. Jadi, sangat rugi jika kita punya gagasan bagus yang bisa dituangkan di blog namun karena tidak masuk 200 besar peringkat di ‘Om Google’, gagasan kita tersebut tidak dapat terpublikasi dengan baik apalagi menjadi pemenang.

Oleh karena itu, saya mulai hari ini dengan mencari – cari cara jitu agar blog saya (rastirainia.wordpress.com) bisa masuk ke mesin pencari Google ketika keyword diketikkan. Setelah sekian lama online, mata sudah merah, perut lapar dan bosan, saya menemukan sebuah web yang sangat dahsyat. Seketika jadi miris sendiri melihat dan membandingkanya dengan blog ini. Tapi tak masalah, saya masih punya banyak waktu untuk me’make up blog ini sehingga menjadi cantik, menarik dan tidak lupa mengandung gagasan penting tentang ‘It’s About Us : Air Untuk Masa Depan’.

Oya, bagi kawan – kawan yang sempat mampir dan tertarik untuk ikut serta kompetisi ini. Berikut beberapa persyaratannya :

  1. Tema : It’s About Us : Air untuk Masa Depan
  2. Peserta : 15 – 22 tahun (pelajar SMA/mahasiswa)
  3. Peserta perseorangan atau tim boleh mengirimkan lebih dari satu alamat web atau blog
  4. Bisa menggunakan domain blog sendiri atau memanfaatkan blog gratisan (wordpress, blogspot dkk)
  5. Disertai kata kunci Kompetisi WEB Kompas MuDa & AQUA
  6. Penilaian meliputi kualitas tulisan dan desain
  7. Penyaringan 200 besar finalis ditentukan lewat peringkat di mata mesin pencari Google
  8. Mencantumkan tautan balik ke www.mudaers.com
  9. Boleh web lama atau baru
  10. Memuat tulisn terkait tema minimal 3000 karakter
  11. Karya dikirim ke email : lombaweb@mudaers.com. Pada subjek dicantumka nama web / blog dan lampirkan data diri.

Hadiahnya?! Hmm sangat menarik… Jadi, mari bersaing!

FIGHT through BLOGGING (Kompetisi WEB Kompas MuDa)

 

Sewaktu menjadi volunteer Kompas MuDa Batch II Bali tahun lalu, tak pernah terbayang saya akan mendapat banyak kesempatan menyimak lebih jauh mengenai dunia jurnalistik. Agenda – agenda yang terangkum dalam serangkaian acara HUT KompasMuDa tahun lalu itu memang jadi kenangan manis, apalagi puncak HUT yang diselenggarakan di Istora Senayan Jakarta.

Tahun ini, Kompas MuDa kembali menggagas aneka program untuk memperingati ulang tahun yang keempat, salah satunya adalah Kompetisi Web MuDa. Mengambil tema It’s about Us : Air Untuk Masa Depan, lomba kali ini mensyaratkan penyaringan 200 besar finalis lewat peringkat website atau blog di ‘Om Google’. Alhasil, ini akan jadi ajang ‘pertarungan’ habis – habisan bagi para blogger seantero nusantara.

Selain lomba blog ada pula Kompetisi Foto MuDa, Penulis MuDa, Web MuDa, MuDa Musikustik dan Komik. Semuanya untuk pelajar dan mahasiswa berusia 15 – 22 tahun kecuali untuk kompetisi penulis hanya untuk pelajar SMA.

Soal hadiah, tak kalah menggiurkan. Para juara akan memboyong hadiah uang tunai, trophy Kompas MuDa, voucher TB Gramedia, Voucher Nonton, paket langganan, dan Sepeda Polygon. Asikkkkkkkk!

Saya pun tak ketinggalan turut urun partisipasi. Meski bukan blogger mahir, tak ada salahnya kan ikut meramaikan. So, let’s fight through blogging!

Say something

Ketika seseorag berseru padamu, “Hey, say something”, dan kamu sama sekali tidak tahu apa yang harus kamu katakan maka diam saja. Kamu cukup berlalu dan jangan biarkan perasaanmu terganggu sedikit pun. Tetap bersiteguh pada apa yang kamu anggap benar, dan biarkan waktu yang menjawab seru orang itu.

Sebab kadangkala atau mungkin seringkali kita hanya ingin diam, menjadi bagian dari sebuah percakapan tanpa ingin menjadi pelakon di dalamnya. Menjadi bagian dari sebuah pertemanan tapi hanya menjadi lakon pasif di dalamnya. Menjadi bagian dari sebuah percintaan tanpa perlu dimiliki sedemikian rupa.

“Hey, say something”, maka saya berlalu begitu saja sambil menyenandungkan lagu kesukaan….

Sesederhana apapun…

Hari ini pacar saya datang ke rumah. Sudah saya ancam dia, jika dia datang saya tak akan mau bukakan pintu, tapi dasar keras kepala, dia datang dengan tingkahnya yang sama, cengengesan. Waktu itu saya bagun tidur dan belum mandi. Ya gara2 tidur siang terlampau malam, sekitar pukul 18.30 – 20.00 wita. Bukannya saya tidak mau menemuinya, hanya saja, jam – jam itu seharusnya ia gunakan untuk istirahat setelah seharian bekerja. Tapi ia selalu berkata, ‘kangen, kangen dan kangen’. Ya, tidak dapat dipungkiri saya juga kangen sebenarnya, tapi lebih nyaman rasanya jika dia istirahat di rumah, cukup dengan sms atau telepon saja.

Nah, karena dia sudah di depan rumah, saya langsung keluar, belum sikat gigi atau cuci muka, apalgi sisiran. Lalu dia berkata “cantik banget yayangnya adhi baru bangun loh”. Gedubrakkk, anak ini. Ya sudah kalau dipuji seperti itu saya tak mungkin bisa marah. Jadi saya minta ia menunggu sebentar saya mandi dan ibu yang menemaninya mengobrol.

Setelah mandi, dia kembali menanyakan apa saya sudah makan. Pas sekali saat itu saya kelaparan dan dia mengajak makan di luar. Tapi hawa dingin membuat saya enggan keluar rumah, jadi saya minta saja dia buatkan mie. Hahahaha syaa kira dia akan menolak tapi ternyata dengan senag hati ia melenggang ke dapur membuatkan mie sesuai selera saya, mie goreng dengan irisan tipis kol dan telur mata sapi setengah matang. Jadilah malam ini saya menikmati mie goreng buatannya dan mengobrol sampai jam 10 tanda pulang untuknya.

—–pssst, Makasi Tuhan, mengirimkannya untukku.

 

Curhat Session

Barangkali kita patut sepakat bahwa tidak mungkin kita bisa bertahan tanpa seorang atau lebih teman curhat. Tapi ada beberapa orang, termasuk saya, yang tidka bisa menceritakan segala perasaan atau apa yang dipikirkan pada sembarang teman. Bukan bermaksud menjadi pemilih, haya saja saya sangat percaya ‘chemistry’ terutama bila ingin curhat. Menjadi kesulitan yang berarti jika ‘chemistry’ itu tidak terjadi pada kawan – kawan yang sudah lama diajak bersama.

Daya rasa yang intens untuk curhat, dalam perspektif saya, justru terjalin dengan sangat menyenangkan bersama seorang sebutlah kawan yang tidka pernah berjumpa, atau jarang sekali menemukan kecocokan waktu dn momen untuk menghabiskan waktu bersama.

Oleh karena itulah, mengapa kemudian ym, bbm, atau chat FB menjadi sangat fungsional. Berterima kasih pada mereka2 yang merintis teknologi super dahsyat ini.

Akhir – akhir ini saya rajin sekali membiarkan ym saya online, biasanya sekali waktu saya sign out untuk penghematan baterei, karena seperti yang saya sebutkan tadi, saya butuh teman curhat, selain dengan pacar yang memiliki pandangan lain tentunya.

Saya jadi menunggu – nunggu kapan kawan saya itu online dan sempat membalas satu dua sapaan saya, di sela – sela kesibukan kantornya. Dan sungguh senang rasanya jika sapaan singkat itu dibalas dengan cara yang menyenangkan dan ceria.

Ya, saya curhat apapun yang ingin saya kehendaki, dn ketika ada masanya dia ingin bercerita dengan senang hati saya dengarkan ia. Sebab begitulah cara saya menyayanginya.