Penyuluhan pagi tadi

dscf4054Liburan memang selalu menyenangkan. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan. Mulai dari bersantai ria, aktivitas yang dapat menambah uang saku, sampai kegiatan sosial atau edukatif semisal penyuluhan yang tadi pagi saya lakukan.
Setelah kemarin berbagi wawasan dengan anak SMP N di Mengwi, pagi tadi saya dan kawan – kawan bertandang ke SMP WK (sebut saja demikian). Seperti biasa saya mendapat bagian Kespro (Kesehatan Reproduksi). Menurut teman saya, saya amat lihai membawakan materi ini. Jadi, tiap kali penyuluhan, saya selalu mendapat bagian Kespro. Yah, memang menyenangkan membicarakan topik yang satu ini, hehehe.
Tidak seperti SMP di Mengwi yang jumlah murid tiap kelasnya hampir 50 orang, anak sekolah di SMP WK terbilang sangat minim. Jumlah peserta penyuluhan hanya 31 orang, itu pun merupakan gabungan siswa kelas I dan II.   
Suasana di dalam kelas sekilas memang tampak biasa saja. Namun, jika diperhatikan lebih jauh, anak – anak ini tidak dalam keadaan yang sempurna untuk menerima materi. Maksud saya, kesan awal, terlihat sekali anak – anak di hadapan saya kurang bisa memperhatikan situasi sekitar. Ada yang duduk termenung di bangkunya, ada yang menoleh ke belakang, ada yang bercanda, dan bahkan sesekali berteriak. Padahal, kami dan seorang guru telah berdiri di depan kelas. Tepat dugaan saya, hingga pertengahan materi pertama, perhatian mereka hamper – hamper tidak ada. Padahal, metode penyuluhan adalah diskusi dengan media gambar yang sangat menarik. Saya tak paham, apakah karena ini adalah penyuluhan dan bukan proses belajar mengajar, mereka tak begitu peduli.

Selang beberapa lama, keributan sungguh di luar kendali kami. Lalu, Bapak yang tadi meninggalkan kelas kembali. Dan kami amat terkejut dengan reaksi guru ini terhadap tingkah polah anak didiknya. Dengan “cekatan” dia menggunakan tangannya untuk “menasehati” seorang murid lelaki yang duduk di depan kelas. Kami berempat terkejut, semuanya terjadi begitu cepat. Lalu, suasana jadi benar – benar senyap (kalau di komik pasti ada tulisan “sriiiing”). Untuk kali pertama, saya melihat kekerasan macam ini terjadi di bangku sekolah.
Suasana senyap tak berlangsung lama, tapi sudah lebih baik daripada keadaan di awal. Mereka mulai merespon tiap pertanyaan yang diajukan kawan saya di sela – sela pemberian materi. Ternyata mereka cukup cerdas di tengah situasi yang menurut saya kurang mendukung terbentuknya sikap kritis remaja. Hingga pemberian materi terakhir yaitu mengenai NAPZA, situasi dapat dikatakan “terkendali”.

Hm, yah, tidak dapat dipungkiri, suasana pendidikan di negeri kita memang belum cukup memadai dengan kebutuhan siswa siswinya. Namun sepertinya keadaan ini dianggap biasa saja, asal anak – anak berseragam sekolah dan berangkat pergi dengan menggendong tak sekolah tiap pagi. Jadi, apa yang bsa dilakukan?! Ya, ini PR untuk kita semua.

9 thoughts on “Penyuluhan pagi tadi

  1. yah……mang kamu expert dalam bidang kespro….!semangat….kista pada kandungan to didapat darimana ya mbak?????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s