Malam

: kububingin

Malam adalah sebentuk sajak
untuk kumbang sendirian
Sedang malam dalam diriku
adalah sungai liar dalam dirimu

Hujan tak akan berhenti
di telapak tangan
sebab selengkung pelangi beranjak
di antara pagi
wajah dan payung-payung
untuk semua burung
yang kedinginan 

Hari yang selesai
adalah gaun biru di remang pagi,
perahu mungil Sungai Seine,
atau dengkuran lelaki
di gerbong terakhir
 
Seperti bulan di musim hujan
Aku selalu datang
Meski bimbang dalam kecupan
dalam malam yang mendekap

Kau melambai pada basah tanganku
Aku mencoba mengingat doa di antara sisa hari

 

Dimuat di Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s