18 november II

Mawar-mawar itu telah membuatku cemburu. Kubayangkan mereka sebagai cumbumu dan hanya duri-durinya yang kini kukenang.

Entah kapan aku akan selesai bercerita tentang taman ini. Sebab kini tak kulihat lagi warna biru yang selalu ku tunggu di langit. Dan kau pun akan segera bosan, tepat setelah hari berganti, meninggalkanku lagi, meninggalkanku sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s