Ada Hari

Ada hari setelah malam ini
yang tak pernah kita sepakati
entah di bulan keberapa
kita sempat berjanji
membiarkan duka menderas
dalam puisi

kemana kita akan pergi
saat tubuh tak mampu sembunyi
dari gerimis
saat percakapan hanya igauan
yang tak habis-habis

ke arah mana tangan kita membuat bayang
ke jalan mana kaki kita menapak jejak

ada hari setelah malam ini
yang tak pernah kita sepakati
kita mengikat janji sendiri-sendiri
pada batu di pinggir tanjung
pada suara air
dan kemalangan
yang selalu jadi mimpi buruk

biarkan hujan mengering
dalam atap kecil kita
dalam puisi dan sedikit nasib baik
mungkin di bulan ketujuh atau kesepuluh
puisi jadi percakapan
yang tak habis – habis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s