Di Jendela

: danes art

ketika kulihat dirimu dari jendela
sepasang kunang
ragu bercumbu

kau adalah senja di setiap taman,
kuas setengah basah
sapaan pagi di senyap hari
sedang angin lirih saja di jendela
seperti buih wiski
sejenak mampir di celah bibir

malam lewat selekas cumbumu
payung-payung untuk wajah tengadah
yang telanjur basah
dan di tanganku leleh lilin
meski tak ingin

seperti Qays yang membayangkan
kaktus tua adalah Layla
kukirim nyanyian ini
untuk seratus burung
menyapa riak air dalam dirimu

pada hari yang berakhir sebagai hari
kunyatakan pada diri
: matahari benam di jendela yang lain

 

Dimuat di Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s