Tiap Orang

: di desa taro

di sini
percakapan terulang di tiap tikungan
seorang lelaki dan perempuan
malu malu beradu gumam
kemudian perlahan
saling menggenggam

perempuan bergaun jingga
menyapa barisan awan
sia sia
langit berubah warna
meninggalkan ulat hijau
yang masih memimpikan
sepasang sayap
di rindang pohon tumbang

seekor katak melompat ke dalam mendung
lalu ke dalam embun selembut bibirmu
membayangkan kolam biru
dalam doa
yang lupa kau panjatkan
sedang di sini
daun daun menyisakan basah
ketukan pelan di antara mimpiku
melinang diam diam
bersama bayang kekasih
kemarin petang

adapula lelaki tua
menggoda dirinya bermain di bawah hujan
basah oleh masa silam
kecupan yang tiba tiba

mungkin kau memang benar
di sini
tiap orang punya kenangan
setapak jalan yang selalu bersilang ke masa silam

 

Dimuat di kompas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s